• PELANTIKAN BPM & SENAT MAHASISWA
    PELANTIKAN BPM & SENAT MAHASISWA
    FAKULTAS HUKUM UNTAG SAMARINDA
  • MUNAS LEMHI
    MUNAS LEMHI
    UDAYANA, BALI
  • UJI PUBLIC RAPERDA
    UJI PUBLIC RAPERDA
    TENTANG PENYELENGGARAAN BANTUAN HUKUM
  • SEMINAR PEMBERDAYAAN WILAYAH PERTAHANAN
    SEMINAR PEMBERDAYAAN WILAYAH PERTAHANAN
  • YUDISIUM FAKULTAS HUKUM
    YUDISIUM FAKULTAS HUKUM
  • YUDISIUM FAKULTAS HUKUM
    YUDISIUM FAKULTAS HUKUM

#MOSITIDAKPERCAYA ini kami haturkan kepada tuan dan puan para penguasa yang tutup telinga, tutup mata, bahkan membungkam suara Rakyat!

  • Category: Berita
  • Published: Saturday, 24 June 2023 23:54
  • Written by zul karnain
  • Hits: 286
Katanya hati nurani berpacu pada rakyat, apapun yang dilakukan demi rakyat. Nyatanya, ketika beribu-ribu rakyat menyuarakan penolakan, pada saat itu pula beribu-ribu rakyat kecewa dengan pemimpinnya.

Kami semua dibungkam, bahkan tidak hanya kami yang hanya rakyat biasa. Ternyata apabila ada suara penolakan digedung Senayan pun dibungkam! Miris.

Gerakan otoriter yang manis sekali dibalut dengan keadaan pandemi yang sengaja digunakan untuk mengambil keputusan ditengah-tengah penolakan rakyat.

“DEMI RAKYAT, UNTUK RAKYAT” selalu digaung-gaungkan, entah rakyat mana yang dimaksud, entah rakyat mana yang mau disejahterakan. Yang kami lihat hanyalah ribuan rakyat yang menyuarakan penolakan namu tidak didengar.

Selamat kepada DPR RI dan PEMERINTAH RI, anda-anda sekalian berhasil menaikkan #MOSITIDAKPERCAYA dan menimbulkan kekecewaan rakyat.

RIP DEMOKRASI INDONESIA.
#MosiTidakPercaya
#BatalkanOmnibusLaw
#JegalSampaiGagal
#DPRRIKhianatiRakyat

OCTOBER 7, 2020

#MOSITIDAKPERCAYA ini kami haturkan kepada tuan dan puan para penguasa yang tutup telinga, tutup mata, bahkan membungkam suara Rakyat!

  • Category: Berita
  • Published: Saturday, 24 June 2023 23:53
  • Written by zul karnain
  • Hits: 295
Katanya hati nurani berpacu pada rakyat, apapun yang dilakukan demi rakyat. Nyatanya, ketika beribu-ribu rakyat menyuarakan penolakan, pada saat itu pula beribu-ribu rakyat kecewa dengan pemimpinnya.

Kami semua dibungkam, bahkan tidak hanya kami yang hanya rakyat biasa. Ternyata apabila ada suara penolakan digedung Senayan pun dibungkam! Miris.

Gerakan otoriter yang manis sekali dibalut dengan keadaan pandemi yang sengaja digunakan untuk mengambil keputusan ditengah-tengah penolakan rakyat.

“DEMI RAKYAT, UNTUK RAKYAT” selalu digaung-gaungkan, entah rakyat mana yang dimaksud, entah rakyat mana yang mau disejahterakan. Yang kami lihat hanyalah ribuan rakyat yang menyuarakan penolakan namu tidak didengar.

Selamat kepada DPR RI dan PEMERINTAH RI, anda-anda sekalian berhasil menaikkan #MOSITIDAKPERCAYA dan menimbulkan kekecewaan rakyat.

RIP DEMOKRASI INDONESIA.
#MosiTidakPercaya
#BatalkanOmnibusLaw
#JegalSampaiGagal
#DPRRIKhianatiRakyat

OCTOBER 7, 2020

Hari Kesaktian Pancasila

  • Category: Berita
  • Published: Saturday, 24 June 2023 23:52
  • Written by zul karnain
  • Hits: 136
Hari Kesaktian Pancasila adalah hari nasional di Indonesia yang diperingati setiap 1 Oktober. Ini terjadi setelah Peristiwa Gerakan 30 September yang lebih dikenal sebagai G30S/PKI.

Hari Kesaktian Pancasila setelah sehari sebelumnya mengenang para korban G30S/PKI. Peringatan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila, memang tak lepas dari Gerakan 30 September 1965 oleh PKI yang menyebabkan 7 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD gugur.
Dikutip dari situs Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), ahli sejarah Asvi Warman Adam menjelaskan sejarah lahirnya Hari Kesaktian Pancasila. Sejak saat itu, peringatan 1 Oktober Hari Peringatan Pancasila dilakukan seluruh masyarakat dengan upacara dan pengibaran bendera Merah Putih

Hari Kesaktian Pancasila diatur dalam Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 17 September 1966 (Kep 977/9/1966). Dalam surat tersebut, peringatan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila harus dilakukan TNI Angkatan Darat. Selanjutnya ada usul dari Menteri/Angkatan Kepolisian terkait peringatan Kesaktian Pancasila.

Dengan usul tersebut, akhirnya keluar Keputusan Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan Jenderal Soeharto (Kep/B/134/1966). Surat tertanggal 29 September 1966 memerintahkan, peringatan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila dilakukan seluruh slagorde (jajaran) angkatan bersenjata dengan mengikutkan masyarakat.

Berbekal surat tersebut, upacara 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila dilakukan seluruh komponen masyarakat tanpa kecuali selama Orde Baru. Selanjutnya, peringatan 1 Oktober Hari Kesaktian Pancasila terus dilakukan hingga saat ini.

#bersatuuntukmaju
#kita1merah
#merahperjuangan

OCTOBER 1, 2020
Dekan Fakultas Hukum: Assalamu'alaikum wr.wb Selamat datang di Website Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda .
Sukindar, S.H.,M.H
Dekan Fakultas Hukum

Pengunjung

Flag Counter

Login Form